FEATURED POSTS

PS4 Hadir dengan Penyimpanan Lebih Besar dari Blu-Ray

TOKYO - Produsen konsol game ternama asal Jepang Sony Corp, dikabarkan tengah menyiapkan senjata andalan terbarunya

di AS, pengguna opera mini kebanyakan pakai iPhone

JAKARTA - Blackberry selama ini selalu menjadi perangkat yang digunakan oleh

Intip email dan foto di blackberry dengan mobile spy

LAS VEGAS - SAN FRANSISCO - Perusahaan software asal Amerika, Retina-X berhasil

Tampilkan postingan dengan label software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label software. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 April 2010

Setelah iPhone, Opera Kini Hadir untuk Mac

JAKARTA - Opera kembali menghadirkan aplikasi browser untuk perangkat khusus. Kali ini ditujukan bagi para pengguna Mac.

Opera baru ini di desain khusus untuk Mac. Versi ini menawarkan antarmuka pengguna yang lebih baik, integrasi Cocoa, gerakan multi-touch trackpad dan Growl Support. Ditambah dengan kombinasi kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari mesin JavaScript baru, Carakan, dan pustaka grafis baru, Vega, yang memberikan pengalaman browsing lebih cepat dan mulus.

Opera baru ini juga memiliki fitur terbaru dari standar Web, termasuk dukungan SVG terkemuka dan HTML 5 video. Selain itu, Opera Mac juga menyediakan Mac-ified UI, sebuah antarmuka yang lebih responsif, dengan toolbar terpadu dan perbaikan desain.

Opera juga menyajikan finger navigation, sebuah gerakan trackpad multi-touch yang akan membuat penjelajahan jauh lebih menyenangkan. Cubit untuk memperbesar atau gunakan dua jari untuk bergulir dan tiga jari untuk navigasi bolak-balik dari riwayat browser. Semuanya dapat dijalankan hanya dari trackpad.

"Ketika berselancar dengan Mac pada jaringan lambat dan padat, misalnya di bandara, Opera Turbo datang untuk menyelamatkan, memastikan loading halaman paling cepat tidak peduli penuhnya jaringan. Pengujian menunjukkan bahwa Opera Turbo menyediakan sekitar 65 persen penjelajahan lebih cepat pada Edge dan kecepatan browsing bertambah 50 persen pada jaringan 3G," ujar Lars Boilesen, CEO Opera Software, melalui keterangan resminya, Selasa (27/4/2010).

Bahkan menurut Boilesen, Opera memiliki performa konsisten bahkan pada jaringan yang paling sibuk sekalipun.

"Browser baru Opera untuk Mac sekarang sepuluh kali lebih cepat, berdasarkan perbandingan kecepatan dari Opera 10.52 dan Opera 10.10. Dengan fitur baru hebat yang dibuat untuk komputer Mac, Opera memberikan pengalaman pengguna yang telah ditingkatkan," ujar Boilesen.

Untuk mengunduh Opera Mac ini, pengguna dianjurkan untuk mengunjungi langsung www.opera.com (srn)

sumber : http://techno.okezone.com
read more...

Di AS, Pengguna Opera Mini Kebanyakan Pakai iPhone




JAKARTA - Blackberry selama ini selalu menjadi perangkat yang digunakan oleh pengguna Opera Mini kebanyakan. Kini posisi tersebut telah digeser oleh iPhone.

"Pada Maret 2010, Opera Mini telah melampaui 55,2 juta pengguna, meningkat lebih dari 140 persen dibandingkan data bulan Maret 2009. Dari angka tersebut, pengguna telah melihat sekira 25,8 miliar halaman Web di bulan Maret 2010, dimana menghasilkan lebih dari 396 juta MB data untuk operator di seluruh dunia," tulis keterangan resmi Marketing Coordinator Opera untuk Indonesia Annisa Nurina Putri kepada Okezone, Rabu (28/4/2010).

Menurut laporan Opera Mini untuk bulan Maret, dua minggu setelah dirilis, iPhone sekarang menjadi handset ketiga paling populer bagi pengguna Opera Mini di seluruh dunia. Perilisan iPhone juga membawa perubahan pada daftar 10 besar.

"Handset Apple iPhone saat ini menjadi perangkat nomor satu bagi pengguna Opera Mini di Amerika Serikat, yang sebelumnya ditempati oleh BlackBerry. Selain itu, Amerika Serikat dan Britania Raya adalah dua negara dimana Apple iPhone telah menjadi perangkat nomor satu bagi pengguna Opera Mini," ujar Putri.

Selain itu, Indonesia juga termasuk dalam daftar 10 negara pengguna Opera Mini terbanyak di bulan Maret 2010 setelah Rusia, disusul oleh India, China, Ukraina, Afrika Selatan, Nigeria, Amerika Serikat, Vietnam and Britania Raya.

"Walaupun BlackBerry sedang naik daun di Indonesia, namun rupanya handset favorit pengguna Opera Mini di Indonesia adalah Nokia, yang terlihat di daftar 10 perangkat populer yang semuanya diisi oleh Nokia," papar Putri. (srn)

sumber : http://techno.okezone.com
read more...

Jepang Buat Standardisasi Mobile Software






TOKYO - Empat perusahaan elektronik asal Jepang akan melakukan standardisasi platform software ponsel generasi ke-4 sebagai upaya untuk menghemat biaya produksi dan meningkatkan persaingan.

Dilansir melalui Reuters, Senin (26/4/2010), keempat perusahaan tersebut adalah Sharp, Fujitsu, Panasonic dan NEC. Semua perusahaan tersebut akan menyediakan sistem software yang dapat mendukung aplikasi yang berhubungan dengan musik dan animasi. Platform ini juga akan diterapkan dalam ponsel generasi terbaru besutan NTT Docomo.

Kabarnya, ponsel baru NTT Docomo itu akan diluncurkan pada akhir Maret 2012. Ke empat perusahaan itu sendiri sejatinya telah memiliki platform software sendiri-sendiri. Namun upaya tersebut, selain untuk menyatukan sistem yang dimiliki semua perusahaan, juga dimaksudkan untuk mengurangi biaya produksi ponsel generasi terkini hingga 50 persen.

Pengembangan software baru tersebut diperkirakan memakan waktu satu hingga dua tahun lamanya, dengan kebutuhan biaya mencapaiUSD213 juta hingga USD319 juta.

Ke empat perusahaan tersebut berupaya untuk mengambil alih pangsa pasar ponsel domestik, sebelum berupaya untuk melebarkan sayap ke luar negeri. Secara keseluruhan, ke empat perusahaan tersebut telah memiliki pangsa pasar hingga 70 persen dari keseluruhan pengapalan ponsel yang sampai akhir Maret lalu mencapai 34 juta unit.

Untuk urusan pasar luar negeri, jika digabungkan, pangsa mereka hanya mencapai 2 persen saja, masih cukup jauh jika dibandingkan dengan pangsa pasar Nokia dan Samsung. (srn)

sumber : http://techno.okezone.com
read more...

Intip Email dan Foto di Blackberry dengan Mobile Spy











SAN FRANSISCO - Perusahaan software asal Amerika, Retina-X berhasil membuat aplikasi mata-mata yang dapat memantau email dan foto yang ada di dalam Blackberry.

"Kami mengundang anda untuk membuka mata terhadap aksi nyata yang dapat dilakukan keluarga atau anak buah anda terhadap perangkat Blackberry yang ada," ujar CEO Retina-X James John, seperti dikutip melalui AFP, Rabu (28/4/2010).

"Bagaimana jika orang-orang di sekeliling anda telah mengelabuhi anda? Lebih baik mencari jawabannya sendiri daripada tidak tahu sama sekali," tambah John.

Software yang merupakan edisi terbaru dari Mobile Spy Software ini dapat melacak foto dan jejak pengiriman email yang ada di Blackberry. Software mata-mata sebelumnya bahkan lebih canggih, mampu melacak kiriman SMS, percakapan telepon, dan jejak akses data yang dilakukan oleh orang lain yang berada di satu jaringan operator.

Software baru Mobile Spy 4.0 ini juga mampu melacak nomor kontak di smartphone milik orang lain, termasuk juga calendar event, memo dan jejak smartphone lain yang ada di sekitarnya.

"Kemampuan baru ini secara tidak langsung sangat berguna bagi orang tua, maupun orang lain, untuk mengetahui sejauh mana aktivitas yang dilakukan ponsel target," jelas John.

Menurutnya, software ini memungkinkan orang tua untuk memantau anaknya, apakah ia mengirimkan foto cabul atau tidak.

Selain dapat digunakan di Blackberry, Mobile Spy ini juga dapat disematkan di iPhone dan smartphone apa saja yang dijalankan dengan OS Android, Symbian, atau WIndows Mobile.

Untuk mendapatkan software ini, pengguna dibebankan biaya berlangganan selama setahun sebesar USD100. (srn)

sumber : http://techno.okezone.com
read more...

Sabtu, 24 April 2010

Perangkat Forensik Digital dari Microsoft (cofee)

Semakin maraknya dunia kejahatan dengan memanfaatkan berbagai macam kemajuan teknologi yang ada rupanya telah mengundang keprihatinan Microsoft sehingga menciptakan sebuah aplikasi forensik digital yang kemudian disebut juga dengan nama COFEE (Computer Online Forensic Evidence Extractor). Seringkali bukti kejahatan yang belum bisa dijejak dengan baik adalah bukti-bukti dalam sebuah sistem komputer maupun jaringan data yang kadang hanya bersifat sementara dan akan segera hilang sesaat setelah komputer dimatikan.

Untuk itulah kini aparat penegak hukum perlu dilengkapi dengan COFEE ini. Dengan mempergunakan COFEE diharapkan proses pengolahan bukti forensik digital dapat dilakukan dengan lebih mudah. Menurut rencana, Microsoft akan menyediakan COFEE ini untuk aparat penegak hukum di seluruh dunia tanpa memungut biaya sedikitpun.

Sebagai langkah awal pemakaian COFEE untuk mengatasi maraknya kejahatan dengan menyalahgunakan computer dan Internet, Microsoft bekerjasama dengan INTERPOL dan National White Collar Crime Center (NW3C) telah sepakat

untuk mendukung penyediaan COFEE secara gratis untuk aparat penegak hokum di 187 negara di seluruh dunia. NW3C sendiri merupakan organisasi nirlaba yang bertugas mendukung proses penegakan hukum, investigasi dan pendakwaan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang melibatkan teknologi informasi dalam prosesnya. Seperti yang dijelaskan Microsoft dalam situs resminya, COFEE merupakan perangkat yang dirancang untuk dapat dipergunakan dengan sangat mudah, bahkan oleh orang dengan tingkat pemahaman komputasi yang rendah sekalipun, hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk mengetahui cara kerjanya. Selain itu alat forensik digital ini juga dapat menghasilkan laporan dalam format sederhana untuk diolah dalam penyidikan lebih mendalam oleh para ahli.

sumber : http://www.beritanet.com
read more...

Kamis, 22 April 2010

Demi Kualitas, Apple Tolak Flash

CALIFORNIA - Setelah tarik ulur masalah Adobe dan Apple terkait Flash lama terjadi, akhirnya secara resmi Adobe memutuskan untuk menghentikan negosiasi dengan perusahaan tersebut. Artinya, Flash tidak akan pernah lagi masuk ke perangkat besutan Apple.

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, perseteruan antara Apple dengan Adobe meruncing karena keinginan Adobe memasukkan Flash ke perangkat yang terkenal dengan iPhone dan iPodnya. Namun sayang, Adobe tidak mematuhi peraturan yang dibuat agar Flash menggunakan bahasa pemrograman Apple.

"Apple dengan terang-terangan membatasi platform lain berkembang di tempat mereka. Padahal, Flash memungkinkan pengguna melihat konten dari berbagai macam browser, platform, dan perangkat," terang Mike Chambers Adobe Principal Product Manager, seperti dikutip Wired, Kamis (22/4/2010).

"Aturan baru Apple merugikan para pengguna perangkatnya, sebab mereka tidak bebas memilih konten yang ingin dilihatnya. Flash sampai saat ini dianggap dapat menampilkan konten dengan baik, " tambahnya.

Kebijakan yang dinilai arogan ini ternyata juga didukung sepenuhnya oleh CEO Apple Steve Jobs. Pasalnya, menurut Jobs kualitas adalah segalanya. Pasalnya, mereka ingin terus mempertahankan kualitas pada perangkat yang dimilikinya. Malah Jobs ganti menuding Flash, sebagai layanan dengan platform yang tertutup dan eksklusif.

sumber : http://techno.okezone.com

read more...

Kamis, 01 April 2010

Opera Mini Melangkah di Apple App Store

OSLO - Opera Mini untuk iPhone secara resmi diserahkan ke Apple iPhone App store. Sebelumnya, hanya beberapa orang terpilih saja yang telah melihat versi ini pertama kalinya di Mobile World Congress 2010, Februari silam. Sekarang, Opera Mini dapat digunakan pengguna untuk menjelajahi Web di iPhone.

Opera Mini untuk iPhone memberikan kecepatan browsing, yang mampu memuat halaman Web hingga enam kali lebih cepat daripada Safari. Karena adanya rendering di sisi server, Opera Mini mengkompresi data hingga 90 persen sebelum mengirimkannya kembali ke telepon, sehingga memuat halaman lebih cepat dan lebih banyak halaman Web per MB untuk pengguna. Pengguna yang akrab dengan biaya roaming iPhone akan menikmati kemampuan Opera Mini untuk memberikan lebih banyak dan menyampaikan Web yang diinginkan pengguna dengan cepat, tanpa biaya tinggi.

"Opera Mini untuk iPhone yang dipamerkan sekilas selama acara MWC, memberitahukan bahwa kami memiliki sesuatu yang istimewa," kata Jon von Tetzchner, Co-founder, Opera Software dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2010).

Tetzchner mengatakan, Opera telah menempatkan setiap usahanya untuk menciptakan browser yang dapat dikostumisasi, bergaya, kaya akan fitur dan sangat responsif, yang dengan canggih menggabungkan kemampuan iPhone dengan pengalaman Opera yang terkenal. "Dan hasilnya adalah sebuah browser yang berkinerja tinggi untuk iPhone." tandasnya.

Opera Mini dikenal sebagai browser ponsel yang paling populer di dunia,karena membawa Web untuk hampir semua ponsel. "Dengan kecepatan, kegunaan dan desain yang ramah navigasi ini, telah terlempar ke lebih dari 50 juta ponsel di seluruh dunia," tandas Tetzchner.

sumber www.okezone.com

read more...

Mozilla Tunda Firefox Mobile untuk WinPhone



LAS VEGAS - Keinginan pencinta ponsel Windows Mobile untuk menikmati browser Firefox versi Mobile untuk sementara waktu harus ditunda terlebih dahulu. Sebab, alat peramban besutan Firefox itu akan menghentikan pengembangan layanannya itu untuk sementara waktu itu.

"Kami melihat Microsoft lebih menfokuskan diri di Windows Mobile 7, yang artinya akan mengabaikan Windows Mobile 6.5. Kami tidak yakin Microsoft akan merilis development kit asli untuk sistem operasi tersebut," tukas salah satu pejabat di Mozilla Stuart Parementer, di dalam blog resminya

Sebelumnya, Mozilla sebenarnya sudah menyiapkan Firefox versi Mobile yang akan berjalan di Windows Mobile 6. Namun hal tersebut rasanya akan sia-sia, mengingat Microsoft akan menutup masa depan Windows Mobile seri 7 ke bawah.

"Sementara kita berpikir Windows Phone 7 terlihat menarik dan memiliki potensi untuk berbuat baik di pasar. Sayangnya, Microsoft telah memutuskan untuk menutup aplikasi pengembangan untuk pihak ketiga," kata Parmenter.

read more...

Seperti Mengulang Kesalahan Windows Vista


Microsoft Corp dinilai mengulang kesalahan saat merilis Windows Vista ketika meluncurkan Windows Phone 7. Tidak tanggung-tanggung, ungkapan itu dilontarkan seorang mantan eksekutif Microsoft, yang terlibat dalam peluncuran Windows Vista.

Dia adalah Scott Barnes. Sekarang Barnes menjabat sebagai UX (User Experience) Specialist Readify Pty Ltd. Sebelumnya, Barnes adalah Rich Platforms Product Manager Microsoft Corp. Barnes menegaskan, seperti peluncuran Windows Vista, peluncuran Windows Phone 7 penuh dengan ketergesa- gesaan dan ketidaksiapan.

"Bagi saya, peluncuran Windows Phone 7 sama seperti peluncuran Windows Vista. Manajemen menekan bawahan agar merilis produk ke pasar secepat mungkin dan perbaikan akan dilakukan setelah produk tersedia di pasar,” ungkap Barnes.

Microsoft merilis Windows Vista pada 2005 untuk menggantikan Windows XP, yang sudah dipasarkan sejak 2001. Windows Vista menjadi kegagalan besar bagi Microsoft karena sistem operasi itu memendam masalah serius pada stabilitas dan kompatibilitas, sehingga konsumen pun tidak bersedia bermigrasi dari Windows XP. Windows Vista memendam berbagai masalah karena Microsoft merilis sistem operasi itu sebelum benar-benar siap. Perlu waktu beberapa tahun bagi Microsoft untuk menyempurnakan Windows Vista, dan kemudian merilis ulang sistem operasi itu dengan nama baru, yaitu Windows 7, pada 2009. Pada 2005, Microsoft harus segera merilis sistem operasi baru, sehingga memaksakan diri merilis Windows Vista, untuk mendorong pertumbuhan volume penjualan.

Sebab, Microsoft sudah terlalu lama mengandalkan Windows XP, yang mulai menjemukan, sehingga konsumen berpindah ke sistem operasi yang lebih segar, yaitu Mac OS X dari Apple Inc. Kasus yang sama terjadi pada Windows Phone 7. Microsoft harus segera merilis Windows Phone 7 karena Windows Mobile 6.5 tidak berkutik dalam pertarungan di pasar sistem operasi smartphone.Diketahui, Microsoft pun tertatih-tatih dalam membangun Windows Phone 7. Sebab,Windows Phone 7 rencananya akan mulai dipasarkan pada 2009.Namun karena berbagai macam kendala teknis, Microsoft pun diperkirakan baru siap memasarkan Windows Phone 7 pada akhir 2010.

Tidak ada jaminan Microsoft tidak akan melakukan penundaan lagi untuk melakukan penyempurnaan akibat sejumlah kelemahan Windows Phone 7. Laporan firma riset Canalys Ltd mengungkap, Microsoft pada 2008 masih menjadi produsen sistem operasi smartphoneterbesar ketiga dunia karena Windows Mobile pada saat itu menguasai pangsa pasar global 13,9 persen. Namun pada 2009, Canalys menemukan, posisi Microsoft turun ke peringkat empat. Penyebabnya, volume penjualan global lisensi Windows Mobile pada 2009 anjlok 26,4 persen dibandingkan pada 2008.Akibat penurunan itu, pangsa pasar global Windows Mobile pun terpangkas menjadi hanya 8,8 persen pada 2009. Canalys memaparkan, volume penjualan sistem operasi smartphone global pada 2009 secara umum bertumbuh 16,2 persen per tahun.

Tetapi dalam kelompok lima besar,Microsoft adalah satu-satunya produsen yang mengalami penurunan volume penjualan. Volume penjualan Windows Mobile anjlok karena sistem operasi itu kalah bersaing melawan para pendatang baru,terutama Android dari Google Inc, serta iPhone OS dari Apple. Dalam laporan Canalys, Android merupakan sistem operasi smartphone yang meraih pertumbuhan tertinggi pada 2009, yaitu 1.073,5 persen. Alhasil, pangsa pasar global Android pada 2009 melonjak menjadi 7,2 persen, dari 3,4 persen pada 2008. Karena itu, Android pun langsung menyodok ke posisi lima, tepat di belakang Windows Mobile. Hingga akhir 2009, selisih pangsa pasar global Android dengan Windows Mobile adalah 4,1 persen.

Untuk sementara, Windows Mobile unggul atas Android. Tetapi jika Android mampu mempertahankan kecepatan pertumbuhannya, dan Windows Mobile tidak mampu bangkit, maka Android diperkirakan mampu menggilas Windows Mobile pada akhir 2010. Smartphone bersistem operasi Android pertama kali dipasarkan pada akhir 2008. Sejak saat itu, volume penjualan global smartphone Android terus meningkat berlipat-lipat karena Android mendapatkan dukungan luas dari para produsen handset dan operator seluler. Google mengungkapkan, pada saat ini sistem operasi Android telah digunakan pada 26 jenis smartphone. Smartphone Android pun mendapatkan dukungan dari 59 operator seluler yang beroperasi di 48 negara.

read more...